TanamanHama, Penyakit & TargetDosisCara, Waktu dan interval PenyemprotanBawang merah
- Penyakit bercak ungu (Alternaria porri)
- penyakit antraknosa (Colletotrichum sp.)
- Penyakit antraknosa (Colletotrichum gleosporioides)
0.5 – 1 ml/lPenyemprotan volume tinggi, dapat diaplikasikan 4x pada fase vegetatif dan 2x pada fase generatif (15 – 40 HST)Buah naga0.5 ml/lPenyemprotan volume tinggiCabai
- Penyakit bercak daun (Cercospora capsici)
- Penyakit antraknosa (Colletotrichum sp.)
- Penyakit bercak daun coklat (Helminthosporium sp.)
0.5 – 1 ml/lPenyemprotan pertama dilakukan sebelum ada gejala serangan penyakit dan diulang setiap 7-14 hari sekaliJagung1 ml/lPenyemprotan volume tinggi
Jarak (pembibitan)
- Penyakit embun tepung (Oidium sp.)
0.75 – 1 ml/lPenyemprotan volume tinggi, diulang 7 hari jika perluJeruk
- Penyakit embun tepung (Oidium tingitaninum)
- Penyakit blendog (Phytophthora citrophthora)
- Penyakit kulit diplodia (Botryodiplodia theobroma)
- 1 ml/l
- 0.5 – 1.0 ml/l
- 2 ml/liter air
Penyemprotan pertama dilakukan sebelum ada gejala serangan penyakit dan diulang setiap 7-14 hari sekaliKacang tanah
- Penyakit karat (Puccinia arachidis)
- Penyakit bercak daun (Cercospora arachidicola)
1 ml/lPenyemprotan volume tinggiKakao
- Penyakit busuk buah (Phytophtora palmivora)
- Penyakit pembuluh kayu
- Vascular Streak Dieback (VSD) (Oncobasidium theobromae)
- 1 – 1.5 ml/l
- 1.5 – 2 ml/l
- 0.5 – 1 ml/l
Penyemprotan volume tinggi.
Penyiraman pada pangkal batang Penyemprotan volume tinggiKaret
- Penyakit bidang sadap (Ceratocystis fimbriata)
- Penyakit karat (Phakopsora pachyrizi.)
30 ml/lDiaplikasikan dengan metode pengolesan pada bidang sadapKedelai1 – 1.5 ml/lPenyemprotan volume tinggi
Kelapa sawit
(Pembibitan)
- Penyakit bercak daun (Curvularia maculans)
- Pestalotiopsis palmarum
1 – 1.5 ml/lPenyemprotan volume tinggiKentang
- Penyakit bercak kering (Alternaria solani)
- Penyakit hawar daun (Phytophthora infestans)
- Penyakit karat (Hemileia vastatrix)
- Penyakit karat (Puccinia chrysanthemi)
1 ml/lPenyemprotan pertama dilakukan sebelum ada gejala serangan penyakit dan diulang setiap 7-14 hari sekaliKopi0.5 – 1.0 ml/lPenyemprotan volume tinggiKrisan1 – 1.5 ml/lPenyemprotan volume tinggiKubis
- Penyakit akar gada (Plasmodiophora brassicae)
0.5 – 1 ml/lAplikasi penyemprotan volume tinggi atau penyiramanMangga
- Penyakit antraknosa (Colletotrichum gloeosporioides)
- Penyakit bercak daun (Stigmina mangiferae)
- Penyakit embun bulu (Pseudoperonospora cubensis)
0.25 – 0.50 ml/lPenyemprotan volume tinggiMelon0.5 – 1 ml/lPenyemprotan dilakukan sebelum ada gejala serangan penyakit dan diulang setiap 7 hari sekaliPadi
- Penyakit busuk batang (Helminthosporium sigmoideum)
- Penyakit blas (Pyricularia oryzae)
- Penyakit hawar pelepah (Rhizoctonia solani)
- Penyakit bercak daun (Cercospora oryzae)
- Penyakit patik (Cercospora nicotianae)
250 – 300 ml/haPenyemprotan volume tinggi. Dalam satu musim tanam cukup diaplikasikan 2 kali yaitu saat padi bunting (40-45 HST) dan saat tanaman berbunga 70 % (60 – 65 HST)Tembakau1 – 1.5 ml/lPenyemprotan volume tinggiTomat
- Penyakit bercak kering (Alternaria solani)
- Penyakit busuk daun (Phytophthora infestans.)
0.5 – 1 ml/lPenyemprotan pertama dilakukan sebelum ada gejala serangan penyakit dan diulang setiap 7-14 hari sekali